Tips menjadi Public Speaker & Announcer Radio yang Smart

tips menjadi publick speaker

Seperti yang sudah disebutkan dalam postingan sebelumnya, menjadi penyiar radio yang piawai itu gak instan lho! Kalau kamu misalkan melamar jadi Announcer/Penyiar radio, mungkin saja sebelum dilepas untuk membawakan sendiri satu program acara, kamu pasti akan diminta untuk memperhatikan dulu, mengamati, dan paling tidak mendampingi si penyiar utama yang udah lama di radio tersebut. Istilahnya mungkin akan ditraining dulu beberapa bulan sampai dirasa memang sudah bisa untuk dilepas siaran sendiri.

Banyak juga lho di Indonesia ini, sekolah-sekolah atau tempat kursus untuk menjadi penyiar radio. Walau mungkin sebenarnya gak khusus untuk menjadi penyiar sih ya, istilahnya sebagai public speaker bisa dia jadi penyiar radio, TV, atau MC dan lain-lain. Nah, sebenarnya bisa aja sih kita langsung menimba ilmu kepada para ahli di bidang public speaking/broadcasting tapi alangkah baiknya juga kita bisa ngambil ilmu dan sharing berupa tips dan pengalaman dari para artis terkenal yang memulai karir dari dunia radio baik yang mereka sekarang ini masih menggeluti dunia radio atau mungkin sudah berpindah ke dunia broadcasting yang lebih besar lagi misalkan TV dan lain-lain.

Yang pertama ada TJ nih yang sudah berpengalaman di dunia siaran radio dan broadcasting. TJ yang memiliki nama asli Ruth Permatasari ini memberikan tips dan pengalamannya seputar Public Speaking sebagai berikut:

  • Kuasai materi acara yang akan dipandu, kuasai audience-nya, dan jangan lupa untuk kuasai jenis situasi acara.
  • Jangan lupa untuk kuasai jenis dan tempat acaranya.
  • Rileksasikan diri bila kita kurang percaya diri pada saat berbicara di depan orang banyak. Caranya bisa dimulai dengan mencoba fokus, dan melakukan semacam ‘ritual’ kecil agar ketegangan di dalam diri bisa hilang.
  • Jangan minder untuk menjadi seorang pembicara, MC, atau bahkan sebagai seorang penyiar radio sekalipun.

Nah, selanjutnya juga ada Gofar Hilman. Dia mengatakan bahwa sebagai profesi yang bergantung pada nilai-nilai kreativitas, menurut Gofar seorang penyiar tidak boleh melupakan satu hal utama saat bersiaran, yakni berbicara.

“Hal yang enggak boleh lo lupa adalah jangan lupa ngomong, karena kalau lupa ngomong lo bakalan dead air. Kalau udah dead air berarti udah enggak ada suara di situ. Kalau enggak ada suara berarti penyiarnya bukan gue, tapi Limbad,” ujar Gofar sambil bercanda.

Gofar menilai, persaingan menjadi seorang penyiar tidak cuma ditentukan oleh kemampuan seseorang. Melainkan juga, tambah Gofar, karakter seseorang yang kuat akan sangat menentukan kariernya di dunia penyiaran.

Selain itu ada juga Ronal yang blak-blakan soal urusan dapur Penyiar Radio. Berbicara dan bercanda yang ia anggap sebagai hobi rupanya telah banyak mengantarkan dirinya kebanyak pengalaman hidup. Ia mengakui bahwa bekerja dengan passion mengantarkannya pada kenikmatan hidup dimana ia menjalani hobi berbicaranya sebagai profesi dan mendapatkan bayaran atas hobi yang ia kerjakan saat ini. “Kerja yang paling nikmat itu hobi yang dibayar, saya enggak berasa kerja.”

Baginya ngomong sebagai penyiar radio bukanlah pekerjaan mudah. Penyiar harus membangun theater of mind para pendengarnya. Bagi Ronal, ia tak ingin menjadi penyiar yang berbicaranya dibuat-buat. Tujuannya adalah ingin menjadi orang yang seru dan manjadi teman ngobrol bagi pendengarnya yang kebanyakan sedang dalam perjalanan pagi hari menuju tempat kerja.

Terakhir ada Vincent Rompies yang juga jadi Penyiar Radio. Kata Vincent Sebenarnya saat siaran, ada skripnya. Tapi, dia juga harus improvisasi lagi biar orang betah mendengarkan siarannya. Vincent menambahkan bahwa dia juga selalu dibantu teman siarannya biar bercandaan mereka nyambung.

Masukan dari masyarakat bisa berupa koreksi, cemooh atau makian, bahkan pujian yang akan mengajarkan kita menjadi penyiar yang baik. Selain itu untuk menjadi penyiar profesional jangan pernah bosan untuk mempelajari apapun dan jangan alergi terhadap bidang apapun. Berusahalah untuk menguasai banyak hal seperti bidang politik, ekonomi, hukum, dan lain-lain. Kuncinya “Yang penting banyak tahunya, meskipun tidak mengetahui terlalu mendalam satu bidang tertentu layaknya seorang pakar”.

Nah, bagaimana sob? Lumayan lah ya ilmu dari pengalaman para penyiar top di Indonesia. Kamu juga mau kan menjadi terkenal seperti mereka? Bermula jadi penyiar radio hingga akhirnya mereka bisa melebarkan sayap karir mereka ke dunia yang lebih luas lagi.

Semoga bermanfaat.

Sumber: https://www.hipwee.com/list/tips-dan-trik-jitu-menjadi-seorang-penyiar-radio-yang-kece-abis/

The following two tabs change content below.
ManageRadio.Com merupakan website yang fokus kepada konten mengenai management radio dan perkembangan dunia broadcast radio hingga saat ini. Ingin kontribusi disini? Silakan kontak email: hanzamzevian@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>