Beberapa Alasan Mengapa Kru Radio Ingin Resign

resign

Resign memang sebuah pilihan. Karena seseorang berhak menentukan sampai sejauh mana dia akan terus bertahan dalam sebuah pekerjaan. Namun, alasan resign dari seorang karyawan memang haruslah ditanyakan agar tercipta sebuah kondisi keterbukaan yang akan menjadikan kondisi “sama-sama enak/win-win solution” baik dari si karyawan itu sendiri atau dari pihak perusahaan. Sehingga nanti si karyawan juga lega ketika keluar dari pekerjaannya dan perusahaan pun akan legowo ketika si karyawan pergi dengan cara terhormat dari lingkup perusahaannya.

Selama Saya di Radio mulai dari tahun 2011 sampai dengan sekarang akhir 2017. Saya mendapati ada beberapa orang kru yang resign. Beberapa alasan yang melatarbelakanginya adalah:

  1. Ingin melanjutkan pendidikan (kuliah) lagi. Ada beberapa kru yang tadinya hanya lulusan SMU sederajat. Mereka fresh graduate dan mungkin hanya mengisi kekosongan ketika masuk menjadi kru radio. Memang sih itu hak mereka tapi terkadang ketika seiring berjalan waktu ketika posisi kru radio sudah pas dalam pembagian pekerjaaanya, eh si fresh graduate ini tiba-tiba berubah pikiran dan ingin melanjutkan kuliah saja. Mungkin di beberapa radio, sah-sah aja dan bisa diatur agar seorang kru bisa kerja sambil kuliah. Tapi di Radio saya hal ini agak kurang bisa dikondisikan apalagi kalau harus kuliah pagi dan posisinya adalah sebagai penyiar tetap atau posisi-posisi lain yang keberadaannya gak bisa dishift. Akan ada kondisi dimana seorang kru akan pecah fokus dan konsentrasinya sehingga mau tidak mau manajemen akan memberikan pilihan untuk memilih salah satu dari dua kondisi, lebih baik lanjut kuliah atau kerja. Ini memang pilihan yang sulit dan manajemen tidak bisa memberikan kesempatan kepada kru untuk memilih dua-duanya. Ketika si kru ini lebih memilih kuliahnya karena mungkin dorongan orang tua atau juga mungkin dia lebih enjoy kuliah dan ada cita-cita lain selain itu. Makanya seseorang akan resign dengan alasan ini.
  2. Ingin bekerja di tempat lain. Ini juga sebuah masalah klasik. Apalagi bagi seorang yang sudah berkeluarga. Yang masih bujangan saja banyak yang tergiur ketika ada pilihan untuk bisa bekerja di tempat lain yang mungkin secara nomimal gaji lebih besar dibandingkan dengan di Radio, yang mungkin Anda tahu sendiri kondisi finansial Radio saat ini sebagian besarnya banyak mengalami penurunan. Jadi memang terkadang sebagian Radio tidak bisa memberikan gaji yang besar untuk semua kru Radio. Bahkan ada selorohan dari sebagian pengurus Radio bahwa sudah bisa gajian tiap bulan saja bersyukur hehe. Manajemen juga tidak bisa memaksakan seseorang untuk terus bekerja dengan tuntutan pemberian gaji yang besar sementara manajemen memiliki standard gaji sendiri yang mungkin dalam perubahan kenaikannya hanya pada momen-momen tertentu saja. Maka dari itu, terkadang ada sebagian radio juga yang banyak melakukan proses rekrutmen karena banyak kru yang resign dengan alasan ini. Hmm.. mungkin perlu adanya doktrin pada semua kru agar semuanya bekerja dengan tulus dan ikhlas di Radio hehe. Tapi kalau di Radio-radio besar yang masih eksis semisal di kota-kota besar. Sepertinya gajinya cukup besar yaa. Yah minimal UMK lah ya!
  3. Bermasalah di tempat kerja. Ada satu kondisi dimana seseorang memiliki masalah di tempat kerjanya. Mungkin dia merasa tidak betah dan sudah tidak nyaman bekerja di perusahaan tersebut. Sehingga dia memilih resign. Mungkin bisa saja dia berselisih dengan pimpinan, atau sesama dengan karyawan. Berbeda dengan dipecat ya, kalau dipecat itu memang si karyawan pasti punya kesalahan. Nah dia tidak mau ada pemecatan sepihak, jadi daripada bekerja dalam situasi yang tidak enak dan suasananya menjadi tidak betah maka si karyawan memilih resign saja.
  4. Sakit. Dulu ada karyawan yang sempat bekerja beberapa bulan, bahkan beberapa hari saja lalu resign dengan alasan sakit. Yang satu sakit fisik dan qadarullah sekarang sudah meninggal juga. Dan yang satu sakit psikisnya, sampai katanya sekarang masuk rumah sakit jiwa. Kasian yaa.. Jadi memang ketika seorang karyawan terkendala sakit yang cukup parah dan diarasa akan mengganggu kinerja bekerjanya. Dia akan memilih resign/pensiun dini.
  5. Ingin menjadi wirausahawan. Ada karyawan yang memiliki bakat untuk berwirausaha. Sempat satu karyawan dulu lebih banyak memprioritaskan usaha yang sedang dirintisnya dibandingkan pekerjaan di radio. Bahkan dia meminta jam kerja sendiri agar tidak bentrok dengan waktu untuk mengelola usahanya tersebut. Di jaman ini bagi karyawan yang ingin berwirausaha itu gampang banget sebenarnya. Dia tidak usah resign dan bisa nyambi usaha juga. Pilihannya dia bisa nyambi sambil bisnis online atau dia punya usaha yang dikelola oleh orang lain. Tapi kalau misal harus dia yang terjun langsung keder juga sih! Harus ada yang dipilih antara pekerjaannya selama ini ataukah mau fokus merintis usaha! Jadi jangan sampai kita merugikan perusahaan juga ya guys.. Kalau kita gentle ya kita resign saja dan fokus usaha! Semangaat hehe.
  6. Tidak disetujui oleh orangtua. Nah ini biasanya anak mamah ni! hehe. Ada anak muda keluaran SMK kemarin-kemarin sempat masuk selama 1 pekan lalu dia resign via email karena katanya diminta orang tuanya kuliah lagi. Ya wis akhirnya mau gimana lagi kan? Nah gak berapa lama dia minta masuk lagi karena kuliahnya gak lanjut. Eh setelah satu pekan, dia menghadap lagi katanya mau resign lagi dengan alasan tidak disetujui oleh orangtuanya kerja di radio. Dengan alasan kejauhan dan diminta untuk membantu pekerjaan saudaranya. Nah, ini keder juga! Dasar Bocah.. wkwk sepertinya pas mau masuk lagi si anak gak konsultasi dulu dengan orangtuanya. Oke lah nak! Jalan hidupmu memang masih panjang hihi.
  7. Jauh dari keluarga. Kemarin ada yang karyawan yang masuk, sudah berkeluarga. Tapi istrinya masih kerja di Jakarta. Tidak berapa lama, paling 2 pekan dia izin resign. Padahal saya udah ragu, bisa gak dia LDR? Pada ujungnya gak bisa. Ya sudah jadi akhirnya si karyawan ini kita izinkan resign. Memang ada orang yang bisa kuat LDR dan fokus bekerja. Dia paling pulang sesekali saja, tapi ada juga yang tidak kuat untuk jauh-jauhan sehingga lebih memilih berkumpul dan mencari pekerjaan yang dekat dengan keluarganya sehingga bisa dekat dengan anak dan istrinya.

Nah, inilah beberapa alasan seseorang bisa resign. Mungkin masih banyak ya misal kalau untuk yang perempuan ada yang resign karena ingin menikah, atau karena hamil dan melahirkan. Resign itu pilihan, jadi tentunya kita harus memikirkan matang-matang sehingga tidak menyesal di kemudian hari.

Salam :)

The following two tabs change content below.
ManageRadio.Com merupakan website yang fokus kepada konten mengenai management radio dan perkembangan dunia broadcast radio hingga saat ini. Ingin kontribusi disini? Silakan kontak email: hanzamzevian@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>